Bersinar di Piala Dunia, Vozinha Harus Berjuang Dapatkan Posisi Utama Kiper Liga Chle

Bersinar di Piala Dunia tak Jamin Vozinha dapat Posisi Kiper Utama

Vozinha Masih Berjuang Untuk Tempat Utama di Liga Chile
Redaksi - Senin, 07 September 2026 19:48 WIB
Bersinar di Piala Dunia tak Jamin Vozinha dapat Posisi Kiper Utama
istimewa
Vozinha, kiper veteran Tanjung Verde. (Foto: Instagram/fcfcomunica, diedit)

SANTIAGO - Nama Vozinha yang sebelumnya dielu-elukan sebagai salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026 kini justru menjadi bahan perdebatan di Chile. Kiper Timnas Cabo Verde itu menghadapi situasi berbeda setelah bergabung dengan Colo-Colo.

Seperti diketahui, Vozinha tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia. Kiper berusia 40 tahun tersebut menjadi salah satu aktor penting perjalanan bersejarah Cabo Verde hingga babak gugur. Penampilannya ketika menahan Spanyol bermain 0-0 membuat namanya mendunia.

Performa tersebut kemudian mengantarkan Vozinha mendapatkan perhatian besar dari klub-klub luar negeri. Pada akhirnya, ia memilih bergabung dengan Colo-Colo setelah meninggalkan Chaves. amun, kedatangannya di klub Chile itu tidak langsung berjalan mulus menjadi pilihan utama klub.

Pelatih Colo-Colo, Fernando Ortiz, sejak awal menegaskan bahwa status bintang Piala Dunia tidak otomatis membuat Vozinha menjadi penjaga gawang utama. Ia harus bersaing dengan Gabriel Maureira, kiper muda berusia 19 tahun yang sebelumnya dipercaya mengawal gawang klub.

"Saya senang kami memiliki pemain yang tampil di Piala Dunia di Colo-Colo. Penampilannya menarik perhatian kami," kata Ortiz seperti dikutip berbagai media Chile. Ia juga menegaskan bahwa Vozinha harus berjuang mendapatkan tempat di starting XI.

=ituasi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan besar di kalangan publik Chile. Mengapa Colo-Colo mendatangkan kiper berusia 40 tahun dengan reputasi besar dari Piala Dunia jika mereka sudah mempunyai penjaga gawang muda yang sedang berkembang?

Legenda sepak bola Chile, Claudio Bravo, termasuk pihak yang mempertanyakan keputusan tersebut. Bravo menilai Maureira masih memiliki potensi besar dan seharusnya mendapatkan kesempatan berkembang.

Perdebatan semakin panas ketika Vozinha harus menunggu cukup lama untuk menjalani debut. Setelah tiba di Chile, ia baru mendapatkan kesempatan bermain pada 26 Agustus saat Colo-Colo menghadapi Unión Española di Copa Chile.

Debut tersebut akhirnya menjadi jawaban sementara. Vozinha tampil 90 menit dan membantu Colo-Colo menang 3-0 tanpa kebobolan.

"Sangat senang dengan pertandingan pertama saya. Rasanya sangat menyenangkan dan memuaskan setelah cukup lama tidak bermain," ujar Vozinha seusai pertandingan.

Pelatih Ortiz pun memberikan penilaian positif, meski belum menjamin posisi utama untuk Vozinha.

"Josimar (nama asila Vozinha) bermain sangat baik. Setelah ini dia akan beristirahat dan kemudian masuk dalam persaingan dengan Gabriel. Siapa yang menurut saya paling siap untuk bermain, dia yang akan menjadi starter," kata Ortiz.

Polemik kembali mencuat karena Johnny Herrera, mantan kiper Timnas Chile, menilai situasi tersebut mulai menjadi persoalan bagi klub. Dalam pemberitaan yang beredar, Herrera bahkan menyebut Vozinha telah berubah dari sekadar pemain baru menjadi sebuah "masalah" bagi Colo-Colo.

Meski demikian, Vozinha perlahan membuktikan bahwa dirinya belum habis. Pada 6 September, ia kembali dipercaya menjadi starter saat Colo-Colo menghadapi Huachipato di kompetisi liga Chile. Pertandingan berakhir 0-0 dan Vozinha kembali mencatatkan clean sheet.

Kini, pertarungan Vozinha dan Maureira bukan sekadar perebutan posisi. Keduanya menjadi simbol dua pilihan berbeda Colo-Colo: pengalaman seorang veteran yang baru saja bersinar di Piala Dunia atau investasi jangka panjang terhadap talenta muda.

Sumber: ge, El Pais, Folha de, Vietnam.vn

Editor
: Redaksi
SHARE:
Berita Terkait