Marc Marquez Finis ke-7 di MotoGP Inggris 2026, Akui Kesalahan Sendiri

Webadmin - Sabtu, 22 Agustus 2026 21:49 WIB
Marc Marquez Finis ke-7 di MotoGP Inggris 2026, Akui Kesalahan Sendiri
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Marc Marquez harus puas finis di posisi ketujuh pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Hasil tersebut menjadi kekecewaan bagi pembalap Ducati Lenovo Team yang sedang bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Marquez sebenarnya sempat berada di posisi keempat pada awal balapan. Namun, ia perlahan kehilangan posisi hingga akhirnya harus finis di urutan ketujuh.

Hasil tersebut juga berdampak pada persaingan klasemen MotoGP 2026. Marquez yang sebelumnya hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin kini harus menghadapi defisit 40 poin dari pembalap Aprilia tersebut.

Marc Marquez Kesulitan Sejak Sprint MotoGP Inggris

Kesulitan Marc Marquez di Silverstone sudah terlihat sejak sesi Sprint. Degradasi ban belakang membuatnya hanya mampu finis di posisi kesembilan.

Pada balapan utama, Marquez memilih ban belakang medium seperti mayoritas pembalap lainnya. Namun, pilihan tersebut belum mampu membantunya kembali ke persaingan podium.

Marquez sempat menunjukkan performa kompetitif pada fase awal balapan. Pembalap Ducati tersebut berada di posisi keempat sebelum kehilangan posisi dari Alex Marquez pada lap keenam.

Setelah itu, Pedro Acosta juga berhasil melewati Marquez. Tekanan kembali datang pada fase akhir balapan ketika Fabio Di Giannantonio mengambil alih posisinya.

Marquez akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ketujuh dengan selisih 9,6 detik dari Raul Fernandez yang keluar sebagai pemenang.

Marc Marquez Tidak Menyalahkan Motor dan Ban

Usai balapan MotoGP Inggris 2026, Marc Marquez memilih tidak mencari alasan atas hasil yang diraihnya.

Juara bertahan MotoGP tersebut menilai motor Ducati dan ban yang digunakannya sebenarnya bekerja dengan baik. Menurut Marquez, persoalan utama justru karena dirinya tidak mampu menemukan cara untuk tampil lebih kompetitif di Silverstone.

"Motor bekerja dengan baik, ban juga bekerja dengan baik. Hanya saja hari ini saya tidak bisa menemukan cara untuk tampil lebih baik," ujar Marquez.

Ia mengakui bahwa posisi ketujuh sebenarnya sudah menjadi salah satu kemungkinan berdasarkan performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan.

Menurut Marquez, target yang lebih optimistis adalah finis di posisi lima besar. Namun, ia gagal mengelola balapan dengan cara terbaik sehingga harus puas berada di urutan ketujuh.

Manajemen Ban Bukan Masalah Utama

Marc Marquez juga menjelaskan bahwa manajemen ban selama balapan berjalan normal. Ia tidak melihat adanya masalah khusus dalam penggunaan ban belakang medium.

Menurutnya, persoalan lebih berkaitan dengan ketidakmampuan untuk memaksimalkan performa motor seperti yang biasanya dilakukan saat balapan.

Marquez membandingkan kondisi tersebut dengan balapan Sprint. Dalam Sprint, pembalap biasanya dapat memacu motor secara maksimal sejak awal hingga akhir seperti menjalani sesi kualifikasi.

Namun, pendekatan tersebut tidak dapat dilakukan Marquez di MotoGP Inggris 2026.

"Kami mengelolanya dengan cara yang normal, seperti biasanya. Masalahnya, biasanya dalam balapan Sprint, Anda memacu motor secara maksimal dari awal hingga akhir layaknya sesi kualifikasi," jelasnya.

Marc Marquez Harus Segera Bangkit

Hasil di Silverstone membuat posisi Marc Marquez dalam persaingan gelar MotoGP 2026 semakin tertekan. Ketertinggalan 40 poin dari Jorge Martin membuat setiap balapan berikutnya menjadi semakin penting.

Marquez masih memiliki kesempatan untuk memangkas jarak tersebut, terutama jika mampu kembali menemukan konsistensi dan performa terbaik bersama Ducati.

Kegagalan meraih podium di MotoGP Inggris menjadi evaluasi penting bagi Marquez dan tim. Ia perlu segera bangkit agar persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 tetap terbuka hingga akhir musim.

SHARE:
Berita Terkait
Marc Marquez Kejar Kemenangan ke-77 di MotoGP Aragon 2026, Tinggal 13 dari Rekor Rossi