MEDAN – PSMS Medan harus menyesuaikan persiapan menjelang pertandingan pertama Pegadaian Championship 2026/2027. Duel tandang menghadapi Sumsel United di Palembang tidak lagi dimainkan pada malam hari seperti jadwal sebelumnya.
Pertemuan kedua tim yang awalnya ditetapkan berlangsung pada Minggu (13/9/2026) pukul 19.00 WIB kini dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB. Meski waktu pertandingan berubah, lokasi laga tetap di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Perubahan tersebut berkaitan dengan kondisi kabut asap yang menjadi perhatian di wilayah Sumatera Selatan. Pertandingan pada malam hari dinilai berpotensi menghadapi kondisi udara yang kurang mendukung apabila kabut asap semakin pekat.
Penyesuaian jadwal itu telah diterima oleh pihak PSMS Medan melalui Circular Penyesuaian Waktu Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan Nomor 440/LUI-KOM/IX/2026.
Dokumen tersebut ditandatangani Takeyuki Oya yang menjabat sebagai Deputy Director of Competition & Commercial. Melalui surat itu, waktu kick-off pertandingan Sumsel United versus PSMS secara resmi mengalami perubahan dari malam menjadi sore.
Dari kubu tuan rumah, perubahan tersebut juga telah dibenarkan. Official Sumsel United, Abdullah Azis, mengatakan faktor kondisi udara menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
"Ya, benar ada perubahan menjadi sore hari. Karena kalau malam asap makin tebal, dikhawatirkan akan mengganggu pertandingan," ujar Abdullah Azis, Senin (7/9/2026).
Dengan pertandingan dimainkan lebih awal, kedua tim diharapkan dapat menjalani laga dalam kondisi yang lebih memungkinkan. Bukan hanya pemain dan ofisial yang menjadi pertimbangan, tetapi juga kenyamanan serta keamanan penonton yang hadir langsung ke stadion.
Bagi PSMS, perubahan ini membuat tim berjuluk Ayam Kinantan perlu melakukan penyesuaian terhadap persiapan pertandingan. Sebelumnya, tim telah mempersiapkan diri untuk bermain pada malam hari, tetapi kini harus beradaptasi dengan kondisi pertandingan sore.
Laga pembuka tersebut sekaligus menjadi ujian penting bagi PSMS untuk mengawali perjalanan di Championship 2026/2027. Bermain di kandang lawan tentu bukan pekerjaan mudah, terlebih Sumsel United memiliki keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri.
Namun, PSMS tentu datang dengan ambisi membawa pulang poin dari Palembang. Hasil positif pada pertandingan pertama dapat menjadi modal berharga bagi perjalanan Ayam Kinantan sepanjang musim.
Di sisi lain, Sumsel United juga memiliki kepentingan yang sama. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, mereka tentu ingin membuka kompetisi dengan kemenangan sekaligus memberikan hasil terbaik bagi suporter.