Laporan terbaru menyebut Herdman akhirnya memilih komposisi berbeda untuk FIFA ASEAN Cup. Ridho termasuk pemain yang tidak dibawa, sementara lini belakang Indonesia akan mengandalkan sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk dan Elkan Baggott.
Lantas, apa kemungkinan alasan Rizky Ridho tersingkir? Kemungkinan pertama adalah evaluasi performa pada ASEAN Hyundai Cup 2026. Ridho tampil dalam tiga pertandingan dan menjadi bagian dari lini belakang Indonesia ketika Garuda gagal lolos dari fase grup. Penampilannya dalam kekalahan 0-3 dari Vietnam dan hasil imbang 1-1 melawan Singapura mendapat sorotan.
Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan sebelumnya menyebut performa Ridho dalam dua pertandingan tersebut menjadi salah satu pertimbangan. Namun, alasan itu belum pernah dikonfirmasi langsung oleh Herdman.
Kemungkinan kedua adalah perubahan komposisi pertahanan. FIFA ASEAN Cup berlangsung pada periode FIFA Matchday sehingga Herdman memiliki peluang lebih besar memanggil pemain abroad. Kondisi ini membuat persaingan di posisi bek tengah menjadi jauh lebih ketat.
Herdman sendiri sejak awal menegaskan bahwa dirinya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemain. Saat mempersiapkan tim sebelumnya, ia mengatakan, bahwa dia dan staf pelatih lainnya telah memantau banyak pertandingan timnas Indonesia.
"Kami telah menonton banyak pertandingan," katanya, untuk mendapatkan gambaran mengenai kualitas pemain domestik. Ia juga menyebut pemusatan latihan sebagai momen penting bagi pemain untuk menunjukkan kualitas dan merebut tempat di skuad.
Setelah kegagalan di ASEAN Hyundai Cup, Herdman juga menegaskan sikapnya untuk melakukan perbaikan.
"Kami akan memperbaiki semua ini. Kami akan datang kembali dengan semangat baru, semangat yang benar-benar baru," katanya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa tidak ada pemain yang otomatis mendapatkan tempat. Herdman tampaknya ingin membangun skuad berdasarkan kebutuhan taktik, performa terkini dan kesiapan pemain.
Kemungkinan ketiga adalah prioritas Herdman terhadap pemain yang mampu bermain dalam sistemnya. Dengan hadirnya Idzes, Diks, Baggott dan pemain abroad lainnya, pelatih asal Inggris tersebut mempunyai lebih banyak pilihan untuk membangun pertahanan.
Meski demikian, penting dicatat bahwa PSSI sebelumnya sempat membantah kabar pencoretan Ridho. Sekjen PSSI Yunus Nusi bahkan menyebut kabar tersebut "hoaks" karena ketika isu pertama muncul, Herdman belum menyerahkan daftar resmi kepada PSSI.
Sementara itu, beberapa media berita, seperti Datakata, kendati tidak menyebutkan hal pasti pencoretan Rizky Ridho, menegaskan bahwa "Ridho menimbulkan banyak kontroversi di Piala ASEAN 2026. Hal itu menyiratkan bahwa pencoretannya dari timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 bisa jadi salah satu faktornya adalah kontroversi yang pernah ditimbulkannya.
Kini, setelah laporan terbaru menyebut Ridho tidak masuk skuad final, keputusan tersebut semakin kuat. Namun, alasan resmi dari Herdman tetap belum disampaikan secara terbuka.
Artinya, performa di turnamen sebelumnya, persaingan dengan pemain Indonesia yang bermain di luar negeri dan kebutuhan taktik merupakan beberapa kemungkinan terbesar. Bagi Ridho, pintu Timnas Indonesia belum tentu tertutup permanen. Performa bersama klub tetap menjadi kesempatan untuk kembali mendapatkan kepercayaan Herdman pada agenda internasional berikutnya.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber